TARI TOPENG DAN MACAPAT

Tari topeng ini telah lama dikenal oleh masyarakat Malang dan dahulu tari ini merupakan tradisi yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Setiap orang yang mengadakan upacaraatau pesta, selalu diawali dengan tari Beskalan. Tari ini memiliki maksud sebagai pembuka dalam acara tersebut. Sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologi, Tari Topeng yang merupakan Identitas dari malang mulai ditinggalkan. Banyak kaum muda yang sudah enggan untuk melanjutkannya karena, merasa bahwa tari tersebut kunodan ketinggalan jaman. Hanya sebagaian kecil yang mau meneruskanya, itupun karena orang tua mereka ataupun dekan dengan penari topeng. Kini tari topeng hanya memiliki sedikit penari yang bisa memainkanya, dan umur merekapun sudah terlalu tua untuk menari dengan baik. Menyikapi hal ini beberapa seniman topeng membuat suatu tempat pendidikan tari.Seperti diDusun Kedungmonggo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, berdiri sebuah padepokan kesenian tari topeng Malangan Asmorobangun, yang di pimpin oleh Karimun. Laki-laki yang sudah umurnya menginjak kepala delapan ini,telah lama malang melintang di dunia tari.Atas kesadarannya akan tari topeng yang kian hari semakin ditinggalkan generasi muda, dibuatlah padepokan itu. Baca entri selengkapnya »

Wayang Kulit, Mahakarya Seni Pertunjukan Jawa

wayang kulit,mahakarya budaya bangsa

wayang kulit,mahakarya budaya bangsa

Wayang kulit adalah seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari setengah milenium. Kemunculannya memiliki cerita tersendiri, terkait dengan masuknya Islam Jawa. Salah satu anggota Wali Songo menciptakannya dengan mengadopsi Wayang Beber yang berkembang pada masa kejayaan Hindu-Budha. Adopsi itu dilakukan karena wayang terlanjur lekat dengan orang Jawa sehingga menjadi media yang tepat untuk dakwah menyebarkan Islam, sementara agama Islam melarang bentuk seni rupa. Alhasil, diciptakan wayang kulit dimana orang hanya bisa melihat bayangan. Baca entri selengkapnya »

Reog Ponorogo

Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok Warok dan Gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog dipertunjukkan [1] . Reog adalah salah satu bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Baca entri selengkapnya »

Sumber Air Mendidih Ditemukan di Kutub Utara

Black smokers yang diberi nama Istana Loki di dasar laut Mid-Atlantic Ridge, antara Greenland dan Norwegia.

Di kawasan yang sangat dingin seperti Kutub Utara ternyata terdapat sumber air mendidih. Bahkan, pada salah satu kawasan yang sering disebut black smokers itu memiliki suhu hingga 200 derajat Celcius.

Black smokers adalah istilah untuk gelembung-gelembung gas hidrotermal yang keluar dari rekahan di dasar lautan. Gas tersebut muncul dari patahan yang menganga. Salah satu kluster baru ditemukan di daerah Mid-Atlantic Ridge, antara Greenland dan Norwegia. Kluster tersebut tercatat sebagai black smokers paling utara. Black smokers lain yang terdekat berjarak sekitar 200 kilometer.

Semburan gas panas di dasar lautan itu berhasil direkam kapal selam mini yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Tinggi semburan gas mencapai 12 meter sebelum menyatu dengan air laut yang sangat dingin. Para peneliti menyebutnya Istana Loki karena bentuknya mirip istana fantasi. Nama Loki diambil dari nama dewa penipu dalam mitos Norwegia.

Mineral-mineral sulfida yang terlarut saat cairan panas bertemu air dingin di dasar laut selama bertahun-tahun terkumpul di sekitar lubang. Volume endapan di sekitarnya mencapai ketinggian 90 meter dan menyebar dengan diameter 315 meter.

“Akumulasi di sekitar lubang terbaru ini adalah deposit terbesar di dasar laut,” ujar Marvin Lilley, pakar kelautan dari Universitas Washington. Ia memperkirakan, lubang tersebut telah aktif sejak ribuan tahun.

Mineral-mineral di sekitar “cerobong asap” tersebut membentuk lingkungan yang hangat dan kaya mineral dibandingkan dengan sekitarnya. Pengamatan awal bahkan menunjukkan ekosistem di kawasan sekitarnya sangat beragam dan terdapat kehidupan mikroorganisme meski tidak terjangkau sinar matahari. Sejumlah ilmuwan berpendapat, lingkungan seperti inilah kemungkinan bibit kehidupan di Bumi pada masa lalu.

sumber :http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/27/14065093/sumber.air.mendidih.ditemukan.di.kutub.utara

5 syarat untuk taubat

Setiap manusia tentunya pernah berbuat kesalahan dan tidak lepas darinya. Entah itu kepada orang tuanya, sahabatnya, tetangganya, dosennya, gurunya ataupun orang-orang yang lainnya. Bentuk kesalahan merekapun bermacam-macam entah itu menggunjingnya, menyontek, durhaka, mencela, memukulnya, mencubitnya, mencuri sampai menjatuhkan harga dirinya. Di saat manusia berbuat kesalahan, mereka ada yang menyesal kemudian langsung bertaubat kepada Alloh, ada juga yang mereka tidak menyesal sehingga terhalang untuk bertaubat kepada Alloh kemudian mereka terus-menerus berbuat kesalahan dan bertumpuklah dosanya. Sebaik-baik manusia adalah yang segera bertaubat ketika melakukan kesalahan bahkan Rosululloh Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam bertaubat kepada Alloh seratus kali dalam sehari. Anda bisa bayangkan !! Seorang Nabi yang telah di janjikan Alloh untuk terjaga dari dosa-dosa baik dosa masa lalu ataupun dosa masa datang masih senantiasa bertaubat kepada Alloh sebanyak seratus kali sehari?? Subhanalloh. Kemudian bagaimana dengan kita ?? Semoga kita termasuk golongan orang yang senantiasa bertaubat kepadaNya.

Dalam permasalahan taubat ini Beliau Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam telah mewasiatkan kepada kita dalam 3 hadist yang menakjubkan:

1. Dari Abu Burdah dari Al Aghor Al Muzani berkata bahwa Rosululloh Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam telah bersabda “Sungguh keburukan itu telah membuat hatiku merasa gundah. Sesungguhnya aku meminta ampun kepada Alloh seratus kali dalam sehari” (HR. Muslim).

2. Dari Abu Hurairoh bahwa Rosululloh Shalallahu’ Alaihi Wa Sallam bersabda “Siapa saja yang bertaubat sebelum matahari terbit dari arah barat tenggelamnya, niscaya Alloh akan menerima taubatnya” (HR. Muslim).

3. Beliau juga bersabda “Setiap anak adam sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang orang yang bertaubat” (Hadist Shahih Riwayat Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan ad Darimi).

Para ulama mengatakan bahwa bertaubat dari segala macam dosa hukumnya wajib. Dan sesuatu yang telah dinamakan wajib harus dikerjakan dan tidak boleh di tinggalkan. Sebuah taubat di katakan sah jika memiliki 5 syarat. Sama halnya ketika anda berusaha masuk di kampus ini, andapun harus mempunyai beberapa syarat bahkan banyak syarat agar anda bisa di katakan di terima untuk menuntut ilmu di kampus ini. Begitu juga dengan taubat, taubatpun memilikinya. Diantaranya:

1. Ikhlas karena Alloh

Anda bertaubat tentunya harus mempunyai tujuan yang agung yaitu agar Alloh memaafkan dosa-dosa anda baik yang kecil maupun yang besar, baik yang di sengaja ataupun yang tidak disengaja. Kemudian agar Alloh mengganjar anda dengan pahala yang banyak dengan perbuatan taubat anda. Intinya, anda bertaubat atas dasar untuk mencari keridhoan Alloh.

2. Menyesali perbuatan

Perasaan menyesal anda karena sesuatu menunjukkan bahwa anda benar-benar ingin meninggalkan sesuatu tsb. Semisal anda mengatakan “Saya menyesal sekali berbuat demikian karena akibatnya justru menyedihkan demikian dan demikian” atau “saya menyesal sekali pinjam CD di rental fulan, ternyata banyak CD yang rusak sehingga saya di rugikan. Saya kapok” atau “Saya menyesal menyontek kemaren yang ternyata justru malah membuat saya semakin bodoh” atau kalimat-kalimat penyesalan lainnya yang bisa mengantarkan seseorang untuk meninggalkan perbuatan yang telah di sesalinya. Intinya penyesalan bisa mengantarkan anda kepada taubat sedangkan tanpa merasa menyesal anda akan kesulitan untuk bertaubat.

3. Melepaskan diri dari perbuatan tsb

Syarat ketiga ini merupakan inti dari taubat maksudnya anda benar-benar melepaskan diri dari perbuatan buruk tsb karena seseorang tidak dikatakan bertaubat jika dia masih melakukan perbuatan yang telah dia taubati. Ini sungguh tidak masuk akal. Contohnya, anda mengatakan kepada teman anda “saya tidak akan mengganggumu lagi” tetapi ternyata dalam hati, anda masih mempunyai niatan untuk mengganggunya lagi. Maka apa yang anda lakukan ini adalah ejekan atau permainan kepada teman anda, dll. Kemudian dalam point ketiga ini ada rinciannya:

a. Jika dosa itu berupa meninggalkan kewajiban. Maka untuk terhindar dari dosa tsb anda harus melaksanakan kewajiban tsb.

Contohnya, anda sering meninggalkan sholat kemudian anda bertaubat. Maka yang harus anda lakukan adalah anda tidak lagi meninggalkan sholat, anda sering marah-marah dengan orang tua anda atau bisa di katakan anda kurang berbakti kepada mereka. Maka yang harus anda lakukan adalah anda segera berbakti kepada mereka, dll.

b. Jika dosa itu berupa perbuatan tipu daya atau kebohongan. Maka untuk terhindar darinya anda harus meninggalkan perbuatan tsb.

Contohnya, anda mempunyai kebiasaan menyontek ketika ujian dan kita sepakat ini adalah perbuatan buruk dan dosa. Maka untuk lepas dari dosa menyontek anda harus segera meninggalkannya. Kemudian contoh lain, anda mendapati bahwa teman anda telah mendapatkan uang dari jalan yang haram yaitu dia mencuri barang berharga dari teman anda yang juga sekelas. Lalu teman anda yang mencuri ini ingin bertaubat. Maka anda bisa menasehatkan kepadanya untuk mengembalikan harta yang di curinya, meminta maaf dan segera meninggalkan perbuatan mencuri tsb, dll.

4. Anda bertekad untuk tidak mengulanginya lagi di masa datang

Jika suatu saat anda berniat ingin mengulanginya lagi bila ada kesempatan, maka taubat anda tidak di terima atau bisa di katakan anda hanya main-main dengan taubat anda. Contohnya, suatu hari anda bertaubat dari menyontek kemudian anda mempunyai niatan lagi untuk melakukannya di masa mendatang. Maka taubat anda tidak di terima karena anda tidak bersungguh-sungguh dalam melakukannya bahkan anda ingin melakukannya lagi. Taubat jenis ini adalah taubatnya orang yang lemah. Maksudnya orang yang lemah imannya. Semoga kami dan anda terhindar darinya. Dalam point ini intinya adalah tiada niatan untuk bermaksiat kembali.

5. Anda bertaubat di saat di terimanya waktu-waktu taubat. Maksudnya???…

Jadi waktu taubat itu terbagi menjadi 2 dan perinciannya :

a. Taubat harus di lakukan sebelum ajal tiba atau sebelum nyawa anda berada di kerongkongan.

Jika seseorang bertaubat di saat ajal tiba maka taubatnya tidak ada gunanya dan tidak ada manfaat baginya. Taubat ini di lakukan karena terpaksa sehingga tidak mendatangkan kemanfaatan dan tidak terima. Silahkan baca dalilnya dalam surat An Nisa’ ayat 18 dan surat Ghaafir ayat 84 dan 85.

Contohnya, ada seseorang gemar menyontek bahkan di semua ujian dia melakukannya. kemudian suatu saat dia menderita penyakit yang sangat parah sehingga mengharuskannya untuk di rawat di Rumah Sakit. Lantas dia sekarat dan hendak bertaubat dari menyontek kemudian dia mengatakan “Saya bertaubat dari menyontek sekarang”. Berdasarkan Surat An Nisa’ ayat 18 maka taubatnya tidak di terima dan dia meninggal dalam keadaan membawa dosa menyontek. Dan di hari kiamat kelak hanya ada 2 pilihan baginya : Alloh akan mengampuni dosa menyonteknya atau Alloh akan menyiksanya di neraka karena dosa menyonteknya. Semoga kami dan anda terhindar darinya.

b. Saat-saat taubat secara umum

Maksudnya, sebelum matahari terbit dari barat dan jika anda bertaubat. Maka taubat anda di terima (Insya Alloh) asalkan anda memenuhi syarat yang 4 lainnya. Contohnya, hari inipun anda bisa segera taubat dari dosa-dosa anda karena hari ini (Alhamdulillaah) matahari belum terbit dari barat atau jika hari esok matahari masih terbit dari timur itu artinya pintu taubat masih terbuka lebar bagi anda. Maka segeralah bertaubat. Bahkan jika anda menginginkan, anda bisa sholat sunnah dengan niatan sholat sunnah taubat. Dalilnya adalah hadist shohih riwayat Tirmidzi dan dalam hadist tsb terdapat surat al Imron ayat 135. Silahkan di baca !

Yaa Alloh mudahkanlah jalan kami untuk senantiasa bertaubat kepadaMu

Alhamdulillaah…

sumber : http://els.fk.umy.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=3123

Benarkah Orang Baik Belum Tentu Masuk Surga ?

Apakah Bunda Theresa yang sepanjang usia nya dibaktikan untuk umat miskin India harus masuk neraka ? Apakah Paus Paulus II yang pernah menjamu calon pembunuhnya dengan baik hingga si calon pembunuhpun membatalkan rencana pembunuhan tersebut juga tak pantas masuk surga ? Apakah Mahatma Gandi yang secara lembut, sabar dan selalu menggunakan jalan damai untuk membela kemerdekaan rakyat India juga harus masuk neraka ? Bagaimana pula dengan sebagian dari milyaran umat manusia non Islam yang baik hati, apakah mereka harus masuk neraka dibanding sebagian dari milyaran umat Islam tapi buruk perilakunya ?

Apakah Akhlak Menentukan Seseorang Masuk Surga atau Tidak ?

Ada satu jawaban yang singkat, jelas dan tegas untuk pertanyaan tersebut yaitu, “kalau memang akhlak dijadikan patokan oleh Tuhan untuk menentukan pantas tidaknya seseorang masuk surga, maka agama tidak diperlukan lagi di muka bumi ini”
Kalau memang akhlak kriteria utama menentukan masuk surga atau tidaknya seseorang, maka untuk apa lagi agama, karena tanpa agama saja orang bisa berbuat baik. Di negeri atheis seperti di Rusia, China, atau di negeri sekuler seperti Eropa dan Amerika, ditemukan banyak orang yang tak beragama tapi memiliki akhlak yang luar biasa baiknya. Tidak usah jauh-jauh, pasti kita sering menemukan diantara teman atau tetangga kita akhlaknya sangat baik, ia mengaku punya agama tapi tak pernah sholat atau ke gereja, tapi nyatanya akhlaknya lebih baik dari umat Islam yang rajin beribadah.

Sifat baik adalah fitrah yang diberikan Allah sejak kita didalam kandungan. Fitrah (sifat-sifat baik) adalah kecenderungan manusia untuk berbuat kebaikan, seperti halnya binatang buas diberi Allah kecenderungan untuk bersifat buas, mereka akan tetap buas walaupun manusia berusaha menjinakkannya. Hawa nafsu dan pilihan manusia sendiri yang membuat seorang manusia menjadi jahat dan berperilaku buruk.

Dalam sebuah hadits qudsi Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif (lurus) semuanya. Dan sesungguhnya mereka didatangi oleh setan yang menyebabkan mereka tersesat dari agama mereka” (HR Muslim).
Allah menganugerahi manusia kesempatan untuk memilih yang baik atau yang buruk sesuai firman Allah : “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. (QS, Al-Balad 90 : 10). “Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” (QS, Al-Insaan 76 : 3).
Kemudian setan berusaha mengaburkan jalan yang benar sehingga jalan yang baik oleh manusia dikira sesat, dan jalan yang sesat dikira benar. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Al Baqarah 2 : 216) : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Namun tujuan tulisan ini sama sekali bukan untuk menyatakan bahwa akhlak yang baik tidak penting, atau menjadi muslim yang berperilaku buruk lebih baik daripada non-Islam yang baik hati. Tujuan tulian ini agar kita menyadari bahwa Tuhan tidak menuntut dari manusia sekedar akhlak yang baik, tapi juga ada hal lain yang lebih utama dibanding akhlak.

Bahkan Akhlak Seorang Muslim Yang Baik Sekalipun Tidak Cukup Untuk Membuatnya Masuk Surga.

Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : “Kenapa pundakmu itu ?” Jawab anak muda itu : “Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya”. Lalu anak muda itu bertanya: ” Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?” Nabi SAW sangat terharu mendengarnya, sambil memeluk anak muda itu ia berkata : “Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan oleh pengorbanan dan kebaikanmu”. Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita terhadap anaknya. Kita merasa sudah cukup, tapi dalam perhitungan Allah nilai jasa kedua orang tua pada anaknya jauh lebih besar nilainya dari yang dibayangkan manusia. Pasti ada sesuatu perbuatan lain yang harus kita lakukan untuk memperbanyak balas budi kita pada kedua orang tua kita. Diantaranya dengan cara menjadi anak yang sholeh dan selalu mendoakan kedua orangtua kita.

Untuk membalas budi kedua orang tua saja kita tidak akan pernah sanggup, apalagi membalas kebaikan Tuhan yang mengkaruniakan kita fitrah kasih sayang pada kedua orang tua kita, yang mengkaruniakan kita mata yang mampu melihat, telinga yang mampu mendengar, lidah yang mampu merasakan kelezatan makanan, yang telah mengkaruniakan kita udara secara gratis.

Ada perspektif yang sama antara hadits tersebut barusan dengan hadits berikut ini. Rasulullah SAW pernah berkata, “Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga”. Lalu para sahabat bertanya: “Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?”. Jawab Rasulullah SAW : “Amal soleh sayapun juga tidak cukup”. Lalu para sahabat kembali bertanya : “Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?” . Nabi SAW kembali menjawab : “Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata”. Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah. Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.

Apa makna dari kedua hadits tersebut diatas ? Yaitu bahwa perbuatan baik (akhlak) dan ibadah kita ternyata tidak mampu untuk mendapatkan tiket ke surga. Hanya karena rahmat-Nya lah kita bisa ke surga. Akhlak dan amal ibadah juga tidak cukup menjamin kita terbebas dari api neraka, hanya ampunan-Nya lah yang bisa membuat kita terbebas dari api neraka. Karena itu kita diminta banyak memohon rahmat dan ampunan Allah.

Pertanyaan berikutnya (dikaitkan dengan judul tulisan ini) adalah apa syaratnya agar doa kita untuk memohon rahmat dan memohon ampunan Allah bisa diterima ?
Tidak semua orang diberi rahmat surga, dan tidak semua orang diberi ampunan dari ancaman neraka. Karena itu Allah menentukan syarat utamanya adalah beriman kepada-Nya dan rasul-Nya (melalui syahadat). Ia harus memiliki aqidah yang benar, memahami siapa Tuhan yang disembahnya dengan benar, apa yang dimaui-Nya, bagaimana cara mencintai-Nya. Inilah syarat utama agar permohonan rahmat dan ampunan kita bisa diterima.

Apakah Benar Anggapan Bahwa Sifat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang Akan Membuat Allah Tidak Mungkin (Tega) Menghukum Orang Yang Baik Hati ?

Di akhirat kelak orang yang tidak beriman kepada Allah akan membawa amal kebaikannya ke hadapan Allah, tapi kemudian Allah tidak menerimanya, seperti tersebut dalam Al Qur’an surat Al Furqan ayat 23, “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan”.

Ibarat seorang pembantu yang bekerja keras pada majikannya, setiap hari ia bangun pagi membersihkan rumah, mencuci pakaian, menyapu halaman, menjaga keselamatan anak majikan selama majikan bekerja diluar. Namun sang pembantu yang rajin ini ternyata tidak sopan dalam kata dan perilaku, Sang pembantu tidak mau berusaha memperbaiki sikapnya ini pada atasannya, karena ia mempunyai pendapat sendiri tak mungkin majikan akan memecatnya karena ia sudah bekerja sangat keras dan merawat anak-anak majikannya dengan baik. Ia tidak juga berusaha mencari tahu apa yang diinginkan sang majikan. Padahal jelas sang majikan sudah menulis tatatertib dan uraian kerja pembantu rumah tangga, diantaranya disebutkan bahwa kesopanan adalah syarat terpenting bekerja di rumah majikan tersebut. Bahkan terkadang ia sombong dan keras hati serta menyimpulkan sendiri bahwa sebagai orang yang berintelektual tinggi seharusnya majikannya bisa menerima kekurangan sang pembantu. Iapun kaget ketika di akhir bulan, sang majikan memecatnya dengan alasan tidak sopan. Ia protes tapi majikannya punya hak.

Analogi sederhana ini, menyiratkan bahwa agar doa, ampunan, amal dan ibadah kita bisa diterima Allah hendaknya kita mengenal Allah secara baik, melalui perenungan dan makrifatullah. Kitapun sebagai hamba Allah perlu mencari tahu apa sebenarnya syarat utama yang diinginkan Allah agar segala amal ibadah dan akhlak baik kita diterima Allah. Tidak susah mengenal Allah karena karya-Nya ada disekeliling kita, yaitu alam semesta ini, bahkan Ia telah memperkenalkan diri-Nya pada manusia melalui kitab-kitab suci dan ajaran nabi-Nya. Dengan mengenal allah secara baik kita akan tahu bahwa Allah sangatlah penyayang, demikian sabar dengan kelemahan manusia, terlalu banyak kesalahan kita yang dimaafkan-Nya, bahkan kita akan tahu bahwa terlalu berlebihan kalau keimanan, amal ibadah dan kebaikan kita dibalas dengan surga yang luar biasa nikmatnya. Dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup juga akan memudahkan kita memahami mengapa Allah mengancam orang-orang tidak beriman dan yang buruk akhlaknya dengan neraka.

Memahami Allah dengan menggunakan kemampuan akal manusia adalah sia-sia, karena hakikat sifat-sifat Allah tidak dicerna oleh akal manusia, tapi oleh hati manusia. Hati manusia akan membantu kita memahami Allah, karena didalam hati bersemayam fitrah manusia yang salah satunya memiliki sifat-sifat cinta kepada Allah. Hatipun perlu dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran (sifat sombong, dengki, kikir, dsbnya) agar fitrah manusia bisa diaktifkan untuk memahami sifat-sifat Allah dengan baik.

Tanpa Mengenal Sifat Allah Dengan Baik Maka Sia-sialah Akhlak Baik, Amal dan Ibadah Kita

Melalui pengenalan yang baik terhadap Allah melalui cara-cara yang diatur dalam Qur’an dan hadits, akan kita temukan bahwa Allah mensyaratkan aqidah Islam yang benar sebelum segala amal ibadahnya diterima.

Aqidah adalah hal yang pokok yang membedakan Islam dengan agama lainnya. Aqidah adalah fondasi bangunan seorang umat Muslim, sedang ibadah (syariah) adalah dinding bangunan seorang Muslim, lalu akhlak adalah atapnya. Tanpa fondasi maka ia pun tidak bisa mendirikan bangunan diri seorang Muslim, tanpa aqidah yang benar dan lurus iapun tidak pantas disebut seorang Muslim. Tanpa ibadah yang sesuai syariah Islam, iapun belum sempurna untuk dikatakan sebagai sebuah bangunan yang bernama Muslim. Demikian pula, tanpa Atap yang bernama akhlak, bangunan yang bernama Muslim ini belum utuh dan akan mudah rusak oleh hujan dan panas. Muslim yang baik wajib memiliki ketiga syarat ini (aqidah, ibadah dan akhlak) secara lengkap, tidak kurang satupun, dan harus sempurna. Bila aqidahnya salah, maka kekal lah ia di neraka, bila ibadah dan akhlak buruk maka ia ‘mungkin’ masih berpeluang masuk surga setelah di’cuci’ dulu di neraka. Semoga kita tidak termasuk sebagai orang yang di’cuci’ dulu, apalagi kekal, di neraka. Mumpung kita masih hidup di dunia ini, semoga kita diberi ilmu oleh Allah SWT mengenai kedahsyatan akhirat dan neraka, supaya kita tidak menggampangkan diri untuk menganggap bahwa di’cuci’ di neraka adalah bukan masalah besar. Tidak untuk sedetikpun ! Naudzu billah min dzalik.

Aqidah adalah apa yang diyakini seseorang, bebas dari keraguan. Aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya. Aqidah merupakan perbuatan hati, yaitu kepercayaan hati dan pembenarannya kepada sesuatu. Aqidah Islam merupakan syarat pokok menjadi seorang mukmin, dan merupakan syarat sahnya semua amal kita. Untuk memperoleh aqidah yang lurus kita perlu mempelajari dan memahami sifat-sifat Allah dan apa-apa yang disukai dan dibenci Allah. Tanpa aqidah yang lurus maka amal ibadah kita tidak diterima-Nya. Salah satu hal yang paling dibenci Allah SWT adalah syirik, yaitu mensejajarkan diri-Nya dengan makhluk atau benda ciptaan-Nya. Allah berfirman, “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang yang merugi” (QS, Az-Zumar: 65).

Aqidah adalah tauqifiyah, artinya tidak bisa ditetapkan kecuali dengan dalil, dan tidak ada medan ijtihad atau berpendapat didalamnya. Sumbernya hanya al-Qur’an dan as-Sunnah, sebab tidak ada yang lebih mengetahui tentang sifat-sifat Allah selain Allah sendiri. Aqidah Islamiyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah SWT dengan segala pelaksanaan kewajiban, bertauhid dan ta’at kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-Malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Kitab-Kitab-Nya, hari akhir, taqdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah shahih tentang Prinsip-Prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih serta ijma’ Salafush Shalih.

Begitu pentingnya aqidah dalam Islam, sehingga pelurusan aqidah adalah dakwah yang pertama-tama dilakukan para rasul Allah, setelah itu baru mereka mengajarkan perintah agama (syariat) yang lain. Didalam Al Qur’an, surat Al-A’raf ayat 59, 65, 73 dan 85, tertulis beberapa kali ajakan para nabi, “Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan selain-Nya”. Dengan demikian ilmu Tauhid sebagai ilmu yang menjelaskan aqidah yang lurus, merupakan ilmu pokok yang harus dipahami sebaik mungkin oleh setiap umat Islam yang ingin memperdalam ilmu agamanya. Tanpa aqidah yang benar seseorang akan terbenam dalam keraguan dan berbagai prasangka, yang lama kelamaan akan menutup pandangannya dan menjauhkannya dari jalan hidup kebahagiaan. Tanpa aqidah yang lurus seseorang akan mudah dipengaruhi dan dibuat ragu oleh berbagai informasi yang menyesatkan keimanan kita.

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : tulisan oleh Abdillah M.U & diedit sedikit oleh Penjaga Kebun.

http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=20

Menyelami Karya Jalaluddin Rumi

oleh: Yulius Haflan


Menyelami Karya Jalaluddin Rumi

Cukup sulit bagi saya menyelami tulisan-tulisan dari sang sufi besar Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau biasa disebut Jalaluddin Rumi. Namun saya sangat mengagumi kedalaman ilmu dan kemampuan mengungkapkan perasaannya ke dalam bahasa yang indah. Karena kedalaman ilmunya itu, puisi-puisi Rumi juga dikenal mempunyai kedalaman makna. Karya utama Jalaluddin Rumi, yang secara umum dianggap sebagai salah satu buku luar biasa di dunia, adalah Matsnawi-i-Ma’anawi (Couplets of Inner Meaning). Selain itu, ada sejumlah karya yang dibukukan seperti Percakapan informalnya (Fihi ma Fihi), surat-surat (Maktubat), Diwan dan hagiografi Manaqib al-Arifin.

Untuk memahami karya-karyanya Rumi, alangkah baiknya kita membaca langsung tulisan-tulisan Sang Sufi ini. Saya akan melampirkan sebagian karya puisi atau tulisan indah karya Beliau, semoga bisa ‘menangkap’ keindahan dan maknanya:

SEBERAPA JAUH ENGKAU DATANG!

Sesungguhnya, engkau adalah tanah liat. Dari bentukan mineral, kau menjadi sayur-sayuran. Dari sayuran, kau menjadi binatang, dan dari binatang ke manusia. Selama periode ini, manusia tidak tahu ke mana ia telah pergi, tetapi ia telah ditentukan menempuh perjalanan panjang. Dan engkau harus pergi melintasi ratusan dunia yang berbeda.

EMPAT LAKI-LAKI DAN PENERJEMAH

Empat orang diberi sekeping uang.

Pertama adalah orang Persia, ia berkata, “Aku akan membeli anggur.”

Kedua adalah orang Arab, ia berkata, “Tidak, karena aku ingin inab.”

Ketiga adalah orang Turki, ia berkata, “Aku tidak ingin inab, aku ingin uzum.”

Keempat adalah orang Yunani, ia berkata, “Aku ingin stafil.”

Karena mereka tidak tahu arti nama-nama tersebut, mereka mulai bertengkar. Mereka memang sudah mendapat informasi, tetapi tanpa pengetahuan.

Orang bijak yang memperhatikan mereka berkata, “Aku tidak dapat memenuhi semua keinginan kalian, hanya dengan sekeping uang yang sama. Jika kalian jujur percayalah kepadaku, sekeping uang kalian akan menjadi empat; dan keempatnya akan menjadi satu.”

Mereka pun tahu bahwa sebenarnya keempatnya dalam bahasa masing-masing, menginginkan benda yang sama, buah anggur.

AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKU

Apa yang dapat aku lakukan, wahai ummat Muslim?

Aku tidak mengetahui diriku sendiri.

Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,

bukan Majusi, bukan Islam.

Bukan dari Timur, maupun Barat.

Bukan dari darat, maupun laut.

Bukan dari Sumber Alam,

bukan dari surga yang berputar,

Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;

Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;

Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;

Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;

Bukan dari dunia kini atau akan datang:

surga atau neraka;

Bukan dari Adam, Hawa,

taman Surgawi atau Firdaus;

Tempatku tidak bertempat,

jejakku tidak berjejak.

Baik raga maupun jiwaku: semuanya

adalah kehidupan Kekasihku …

BURUNG HANTU DAN ELANG RAJA

Seekor elang kerajaan hinggap di dinding reruntuhan yang dihuni burung hantu. Burung-burung hantu menakutkannya, si elang berkata, “Bagi kalian tempat ini mungkin tampak makmur, tetapi tempatku ada di pergelangan tangan raja.” Beberapa burung hantu berteriak kepada temannya, “Jangan percaya kepadanya! Ia menggunakan tipu muslihat untuk mencuri rumah kita.”

DIMENSI LAIN

Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,

tetapi dalam jenis yang berbeda.

Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.

Ini tampak nyata,

hanya untuk orang yang berbudi halus –

mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.

MANFAAT PENGALAMAN

Kebenaran yang agung ada pada kita

Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,

Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga

Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam

Menjadi nyata.

KESADARAN

Manusia mungkin berada dalam keadaan gembira, dan manusia lainnya berusaha untuk menyadarkan. Itu memang usaha yang baik. Namun keadaan ini mungkin buruk baginya, dan kesadaran mungkin baik baginya. Membangunkan orang yang tidur, baik atau buruk tergantung siapa yang melakukannya. Jika si pembangun adalah orang yang memiliki pencapaian tinggi, maka akan meningkatkan keadaan orang lain. Jika tidak, maka akan memburukkan kesadaran orang lain.

DIA TIDAK DI TEMPAT LAIN

Salib dan ummat Kristen, ujung ke ujung, sudah kuuji.

Dia tidak di Salib.

Aku pergi ke kuil Hindu, ke pagoda kuno.

Tidak ada tanda apa pun di dalamnya.

Menuju ke pegunungan Herat aku melangkah,

dan ke Kandahar Aku memandang.

Dia tidak di dataran tinggi

maupun dataran rendah. Dengan tegas,

aku pergi ke puncak gunung Kaf (yang menakjubkan).

Di sana cuma ada tempat tinggal

(legenda) burung Anqa.

Aku pergi ke Ka’bah di Mekkah.

Dia tidak ada di sana.

Aku menanyakannya kepada Avicenna (lbnu Sina) sang filosuf

Dia ada di luar jangkauan Avicenna …

Aku melihat ke dalam hatiku sendiri.

Di situlah, tempatnya, aku melihat dirinya.

Dia tidak di tempat lain.

KAU DAN AKU

Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung, Kau dan Aku;

Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,

Kau dan Aku.

Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian

Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan, Kau dan Aku.

Bintang-bintang Surga keluar memandang kita –

Kita akan menunjukkan Bulan pada mereka, Kau dan Aku.

Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,

akan menjadi satu melalui rasa kita;

Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau dan Aku.

Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita –

Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa; Kau dan Aku.

Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di sudut sini …

Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –

Kau dan Aku.

AKAN JADI APA DIRIKU?

Aku terus dan terus tumbuh seperti rumput;

Aku telah alami tujuhratus dan tujuhpuluh bentuk.

Aku mati dari mineral dan menjadi sayur-sayuran;

Dan dari sayuran Aku mati dan menjadi binatang.

Aku mati dari kebinatangan menjadi manusia.

Maka mengapa takut hilang melalui kematian?

Kelak aku akan mati

Membawa sayap dan bulu seperti malaikat:

Kemudian melambung lebih tinggi dari malaikat –

Apa yang tidak dapat kau bayangkan.

Aku akan menjadi itu.

KEBENARAN

Nabi bersabda bahwa Kebenaran telah dinyatakan:

“Aku tidak tersembunyi, tinggi atau rendah

Tidak di bumi, langit atau singgasana.

Ini kepastian, wahai kekasih:

Aku tersembunyi di kaibu orang yang beriman.

Jika kau mencari aku, carilah di kalbu-kalbu ini.”

TINDAKAN DAN KATA-KATA

Aku memberi orang-orang apa yang mereka inginkan.

Aku membawakan sajak karena mereka menyukainya sebagai hiburan.

Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.

Sudah lama aku mencari orang yang menginginkan tindakan, tetapi mereka semua ingin kata-kata.

Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian; tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.

Maka aku hadirkan padamu — kata-kata.

Ketidakpedulian yang bodoh akhirnya membahayakan, bagaimanapun hatinya satu denganmu.

RUMAH

Jika sepuluh orang ingin memasuki sebuah rumah, dan hanya sembilan yang menemukan jalan masuk, yang kesepuluh mestinya tidak mengatakan, “Ini sudah takdir Tuhan.”

Ia seharusnya mencari tahu apa kekurangannya.

BURUNG HANTU

Hanya burung bersuara merdu yang dikurung.

Burung hantu tidak dimasukkan sangkar

UPAYA

Ikat dua burung bersama.

Mereka tidak akan dapat terbang,

kendati mereka tahu memiliki empat sayap.

TUGAS INI

Kau mempunyai tugas untuk dijalankan. Lakukan yang lainnya, lakukan sejumlah kegiatan, isilah waktumu secara penuh, dan jika kau tidak menjalankan tugas ini, seluruh waktumu akan sia-sia.

KOMUNITAS CINTA

Komunitas Cinta tersembunyi diantara orang banyak;

Seperti orang baik dikelilingi orang jahat.

SEBUAH BUKU

Tujuan sebuah buku mungkin sebagai petunjuk. Namun kau dapat juga menggunakannya sebagai bantal; Kendati sasarannya adalah memberi pengetahuan, petunjuk, keuntungan.

TULISAN DI BATU NISAN JALALUDDIN AR-RUMI

Ketika kita mati, jangan cari pusara kita di bumi, tetapi carilah di hati manusia.

Sumber: http://media.isnet.org/sufi/Idries/Jalan/Rumi.html

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3739

Sumber foto: http://ibnsufi.blogspot.com/

MUHAMMAD RASULULLAH S.A.W

A. biografi singkat Muhammad s.aw

Muhammad bin Abdullah bin abdul manaf dilahirkan dikota makkah.abdullah ayah beliau meninggal dunia sewaktu beliau dalam kandungan,ibu beliau juga meninggal dunia sewaktu beliau berumur enam tahun.

Akhirnya beliau dibesarkan oleh kakeknya yang bernama abdul muthalib,sampai ia berumur delapan tahun,setelah kakeknya meninggal dunia ia tinggal dengan pamannya abu thalib,selama dia tinggal dengan pamannya ,prilaku dia mendapat perhatian penduduk sekitarnya,ia berbeda dengan anak anak yang seumur dengan beliau,dimana ia menata rapi rambutnya dan membersihkan wajah layaknya seperti orang dewasa,ia tidak rakus dalam masalah makanan dan tidak saling berebutan,sebagai mana anak anak sebaya dengan dia,dia hanya mencukupi sedikit makanan dan minumaan dan menjaga dari sipat tamak.dalam hal situasi dan kondisi beliau selalu menunjukan sikap dewasa.

Setelah bangun dari tidur kadang kadang ia pergi kesumur zamzam dan minum beberapa teguk,ketika matahari beranjak tinggi dia dipanggil untuk sarapan ,dia hanya berkata”aku tidak merasa lapar”ia tidak pernah mengucapkan lapar dan haus baik dari kecil atau dah dewasa.

Pamannya abu thalib selalu menidurkan ia disampingnya aku tidak pernah mendengar kata kata bohong dari mulutnya dan tidak ada prilaku yang tidak senonoh yang dia perbuat.tidak suka alat alat mainan ,menyendiri dan merendahkan hati.

Pada usia delapan tahun dia menemani pamannya pergi berdagang kesyam(Syria)dalam perjalanan inilah sifat dan amanah dia teruji
Pada usia dua puluh lima tahun ia menikah dengan khadijah binti khuwailid
Dikalangan masyarakat makkah dia kerkenal dengan gelar al amin, ia turut andil dalam perdamaian perperangan dua kabilah dimakkah,dia telah membuktikan ikut sertanya dalam perjanjian hilful fudhu,ia telah membuktikan kecintaan sesama manusia

Kesucian dan kejujuran dan menjuahkan diri dari segala bentuk syirik dan menyembah berhala.tidak pedulu dengan gemerlapan dunia dan selalu memikirkan pencipta ini dia yang membedakan rasullulah dengan yang lain

Pada usia empat puluh tahun ia diangkat menjadi nabi selama tiga tahun ia berdakwah secara diam diam dikota makkah setelah masa tiga tahun turunlah ayat yang berbunyi”berilah peringatan kepada keluarga dekat mu”dan dia mulai melakukan dakwah secara terang tarangan dan dia mulai dari keluarga dekat dia sendiri setelah itu ia mendakwahkan untuk bertauhid dan meninggalkan syirik danmenyembah berhala

Semenjak dakwah rasul terang terangan kaum quraisy menyatakan peperangan dengan beliau dan menentang dakwah beliau,dan menganggu segala aktivitas beliau
Selama tiga belas tahun rasulullah s.a.w,menghadapi segala gangguan dan ejekan dari pembesar pembesar quraisy dengan tegar ia tidak mundur walaupun selangkah
Dari missi nya
Setelah tiga tahun berdakwah dimakkah dia terpaksa harus hijrah kemadinah pasca hijrah dimadinah lahan untuk dakwah islam tersedia dengan baik miskipun pada priodese sepuluh tahun ini musyirikin munafikin dan kabilah kabilah yahudi selalu menganggu.

B AKHLAK RASULLULLAH S.A.W

Rasullulah s.a.w adalah manusia yang paling sempurna dan penghulu diantara nabi nabi terdahulu untuk membuktikan keagungannya kita cukup mengetahu bahwa allah swt memanggiilnya dalam al quran dengan sebutan wahai rasul atau wahai nabi ,dan menjadikan contoh teladan untuk alam semesta allah berfirman”sesungguhnya beliau memiliki akhlak yang mulia dan sempurna

Allah berfirman”engkau ya Muhammad berada diatas puncak budi perkerti yang agung seandainya engkau berperangai kasar dank eras hati niscaya mereka berpaling dari mu

Salah satu islam berkembang dengan pesat karma akhalak rasullulah s.a.w yang terpuji is tidak pernah menyia –siakan waktu kesempatan yang dimikiki,ketika berdoa ia selalu merintih “ya allah aku berlindung kepadamu dari segala bentuk penganguran dan rasa malas.ia berprinsip untuk selalu menegakan keadilan ,dalam masalah dagang ia tidak pernah berbohong dan melaksanakan praktek penipuan serta mempersulit pembeli, ia tidak pernah berdebat dengan siapapundan tidak pernah melimpahkan tanggung jawab kepada orang lain.

Ia memiliki pendirian bahwa kejujuran dan menjaga amanah pondasi utama kehidupan,ia pernah bersabda”dua hal (jujur dan amanah)sangat ditekankan para nabi yang terdahulu
Sabda rasul”bantulah saudaramu baik itu yang zalim dan mazlum kemudian para sahabat keheranan kita telah mengetahui bagaimana Bantu saudara yang dimazlumi tapi bagaimana membantu saudara yang zalim? Ia menjawab :cegahlah ia jangan sampai berbuat zalim kepada orang lain

Rasullah menghadapi orang orang yang selalu menyakiti dia dia selalu memaafkan dan memperlakukan mereka dengan baik sehingga mereka malu sendiri
Pasa suatu hari ketika beliau melalui sebuah lorong dimadinah seorang yahudi menuangkan air diatas kepalanya dari atap rumah,akan tetapi ia berlalu begitu saja tampa ada rasa marah sedikitpun setelah membersihkan diri dan bajunya ,dihari yang lain terulang lagi tapi rasul tatap saja sabar.

Pada hari berikutnya ketika dia lewat dilorong itu orang yahudi tidak lagi menuangkan air keatas kepalanya dengan heran dan senyum ia bertanya mengapa hari ini ia tidak menyiram air lagi? Penduduk yang mukim disana berkata ia sakit ,lalu rasul bilang kita harus menyeguknya,ketiga melihat keakraban dan kecintaan luhurnya diwajah rasul orang yahudi merasa bahwa dirinya adalah sahabat lama.dihadapkan kepada pandangan mata Muhammad saw penuh cinta kasih ia merasa jiwanya tercuci bersih dan keinginan untuk menyakiti hilang musnah.
Dan ia sangan rendah hati sehingga bang arab yang congkak dan panatik tunduk kepadanya segala tindak lakunya mencerminkan kecintaan kekuatan kerelaan ketegaran cara berpikir beliau juga tinggi dari keindahan jiwanya setiap tampil sebagai sosok yang agung.

C.KARAKTER DAN KEUTAMAAN RASULLULLAH SAW

Salah satu karekter rasulullah saw yang paling menonjol adalah kemenangan tidak menjaga kan dia bangga hal ini bisa kita lihat diperang badar dan pembebasan kita makkah(fathu makkah) dan kekalahan tidak membuat dia putus asa dapat kita lihat pristiwa perang uhud bahkan dengan cekatan is mempersiapkan pasukan baru untuk menghadapi hamru”ul asad dan pengingkari perjanjian yang dilakukan kaum yahudi bani quraizah ,dan kewaspadaan beliau,selalu mengedek kekuatan musuh dengan teliti dan mempersiapkan segalanya.

Dia memperlakukan kaum dan pengikutnya dengan tujuan mempererat silaturrahmi dan selalu menamamkan rasa percaya diri dalam mereka is selalu mengasihi anak anak kecil dan mengayomi mereka.berbuat baik dengan fakir miskin dan terhadap hewan dia selalu menanamkan rasa kasih sayang dan melarang untuk menyakiti binatang
Salah satu contoh rasa prikemanusian rasul saw adalah ketika mengutus pasukan untuk berperang dengan musuh dia selalu berpesan tidak boleh menyerang kaum sipil,dia lebih memilih damai terhadap musuh dari pada berperang ketika berperang dia berpesan tidak boleh membunuh lanjut usia anak kecil perempuan dan mengniaya musuh yang sudah tidak berdaya
Ketika kaum quraisi minta suaka politik kepadanya ia tidak memberlakukan baikot ekonomi bahkan ia menyepakati import gandum dari yaman
Ia juga menyerukan realisasikan sebuah perdamaian dunia dan melarang peperanga kecuali hal yang darurat

D. USAHA RASUL SAW DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT &BERPRIKEMANUSIAN

Kedatangan rasul adalah sebuah rahmat bagi manusia semuanya is tidak pernah membedakan seseorang pun baik itu kulit putih atau kulit hitam dan dari suku bangsa mana,karma semua manusia itu makan dari rizki allah yang diberikan allah
Rasul saw mengajak manusia untuk
1:meningkatkan harkat martabat manusia ia bersabda semua manusia berasil dari adam dan ia berasal dari tanah
2: mengajak damai sebelom perang
3: memaafkan sebelom membalas
4: mempermudah seseorang sebelom membalas perbuatan
dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa peperangan yang dilaksanakan bertujuan untuk merealisasikan tujuan tujuan insani yang agung dan menuju kepada tatanan masyarakat yang berprikemanusian

ia telah membuktikan bahwa dirinya adalah sebuah rahmat bagi manusia dan alam semesta peristiwa itu bisa dilihat dari pembebasan kota makkah dangan segala kemenangan yang telah digapai saat itu ia tetap berbuat baik dengan musuh dan enggan untuk membalas dendam padahal ia dapat melaksanakan ia pernah memaafkan mereka dengan sabda”pergilah kalian karma kalian sekarang sudah bebas pada waktu perang dzatur riqa dia berasil menangkap pemimpin gauts bin al harits yang berusaha beberapa kali membunuh beliau akan tetapi tetap dimaafkan

rasul memperlakukan tawanan perang dengan baik ,ia telah membebaskan seorang tawanan perang dengan tangan dia sendiri disaat ia mendengar keluhan rasa sakit tangannya diikat.

E. RASUL SEBAGAI PANGLIMA PERANG
Kita bisa lihat keberasilan beliau dalam memenangkan peperangan dan menciptakan perdamaian dan mengujudkan manusia yang berakhlak dan memimpin pasukan dengan gagah berani

F.TATA KRAMA BERGAUL
Beliau tidak pernah sombong dalam pergaulan selalu tersenyum berbuat baik sesame manusia selalu menyenguk orang sakit tidak pernah memotong pembicaraan lawan tidak pernah mengangap dirinya mulia dari teman yang diajak bicara
Masih banyak lagi sipat2 rasul yang kita bisa dapat teladani.. mudah2an kita bisa dapat meniru akhlak rasulullah amin….

sumber :http://indoforum.org/showthread.php?t=42744

Bob Marley

Bob Marley
Bob Marley
Robert Nesta Marley
Laki-Laki
Nine Miles, St. Ann, Jamaica, 06 Februari 1945
Tinggi Badan
:
172 cm
Biografi :

Bob Marley seorang penyanyi, penulis lagu, gitaris dan aktivis Jamaica. Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada tanggal 6 Februari 1945 di Nine Miles, Saint Ann Parish, Jamaica.

Bob Marley mengawali karirnya dengan the Wailers, grup yang dia bentuk bersama Peter Tosh dan Bunny Livingston pada tahun 1963.

Bob Marley menikahi Rita Marley pada February 1966. Dan Rita-lah yang memperkenalkan Bob pada Rastafarianism. Pada tahun 1969, Bob, Tosh dan Livingston secara penuh telah memeluk Rastafarianism, yang sangat memengaruhi musik mereka dan reggae pada umumnya.

The Wailers berkolaborasi dengan Lee Scratch Perry, menghasilkan hit-hit unggulan seperti Soul Rebel, Duppy Conquerer, 400 Years dan Small Axe. Kolaborasi tersebut berakhir pahit karena Perry menjualnya di Inggris tanpa persetujuan the Wailers. Namun peristiwa tersebut berbuah manis, Chris Blackwell, pemilik Island Records mengontrak the Wailers dan memproduseri album mereka CATCH A FIRE dan BURNIN.

Pada tahun 1976, Bob Marley hijrah ke Inggris. Kreatifitasnya tak mereda, EXODUS berhasil nangkring di British charts selama 56 minggu. Kesuksesan ini diikuti album berikutnya, yaitu KAYA. Kesuksesan tersebut mampu mengantarkan musik reggae ke dunia barat untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1977, Bob Marley divonis terkena kanker kulit, namun disembunyikan dari publik. Bob Marley kembali ke Jamaica tahun 1978, dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.

Bob Marley melakukan 2 pertunjukan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat. Namun pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC’s Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun, dengan meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak.

sumber : http://selebriti.kapanlagi.com/bob_marley/

Melindungi Anak dari Pelacuran

Oleh
Paulus Mujiran

Data Pusat Data dan Informasi Komisi Nasional Perlindungan Anak menyebutkan bahwa 69 persen dari kasus kekerasan seksual anak dilakukan oleh orang yang dikenal baik oleh korban. Sebanyak 17,2 persen di antara kasus yang terjadi dilakukan oleh orang tua korban (incest). Pada tahun 2003, misalnya, tercatat 289 kasus kekerasan seksual terhadap anak, 129 kasus dilakukan oleh ayah korban, dan 160 kasus dilakukan oleh guru si anak.
Prostitusi anak atau anak yang dilacurkan adalah perbuatan mendapatkan atau menawarkan jasa seksual dari seorang anak oleh seseorang atau kepada orang lainnya dengan imbalan uang atau imbalan lainnya. Konvensi Hak-hak Anak (KHA) memberikan jaminan perlindungan bagi anak dari eksploitasi dan penganiayaan seksual, termasuk prostitusi dan pornografi (Pasal 34).
Jaminan perlindungannya di tingkat internasional semakin menguat dengan diadopsinya Konvensi ILO No. 182 tentang larangan dan menghapuskan segera pekerja anak (17 Juni 1999) dan protokol tambahan tentang larangan penjualan, pelacuran dan pornografi anak anak (25 Mei 2000).
Setiap kontak seksual (yang dilakukan orang dewasa) terhadap seorang anak yang umurnya di bawah batas yang ditetapkan, secara teknis harus dianggap sebagai pelanggaran atau kejahatan. Jika terjadi penetrasi penis-vaginal (atau penis-anal atau penis-oral), harus dianggap sebagai perkosaan.
Inilah yang disebut sebagai statutory rape (Farid dalam Sularto, 2000). Farid (1997) juga menyatakan bahwa para aktivis hak-hak anak sering menggunakan istilah kejahatan seksual terhadap anak yang mencakupi tindakan kekerasan dan eksploitasi seksual yang dilakukan orang dewasa untuk lebih memberikan tekanan pada bobot kriminal atas tindakan semacam itu.
Pelacuran anak di Indonesia diyakini telah ada sejak lama, kendati tidak diketahui secara pasti awalnya. Hanya saja pada masa-masa sebelumnya, keberadaan mereka bersifat tersembunyi. Beberapa tahun terakhir, prostitusi anak mulai banyak diungkap.
Kegiatan mereka mulai memasuki ruang-ruang publik sehingga dapat diidentifikasikan. Adanya istilah-istilah yang digunakan di beberapa daerah seperti ciblek, chilikan, lembutan, durian, pekcun, bul-bul, rendan (kere dandan), dan balak kosong menunjukkan keberadaan prostitusi anak di wilayah tertentu.

Hukum Belum Memadai
Mencermati prostitusi yang semakin meluas dan kecenderungan perekrutan anak-anak semakin besar, maka jumlah anak-anak yang berada dalam prostitusi menjadi semakin tinggi. Belum lagi, anak-anak Indonesia yang dijerumuskan ke pelacuran di negara lain, seperti Malaysia, Australia, Singapura, dan sebagainya.
Khofifah Indar Parawansa ketika menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan memaparkan bahwa 62,5 % PSK di Malaysia adalah orang-orang Indonesia, dan 80% di antaranya diketahui masih berada dalam batasan umur seorang anak. Ini menunjukkan pula telah terjadi perdagangan bocah Indonesia untuk tujuan seksual.
Perlindungan hukum di Indonesia bagi anak yang dilacurkan tampaknya belumlah memadai untuk memberikan jaminan perlindungan dengan menggunakan standar-standart hak-hak anak yang terdapat dalam berbagai instrumen internasional mengenai hak anak. Statutory rape yang ditetapkan di Indonesia juga dinilai sangat rendah, yaitu di bawah 12 tahun (lihat Pasal 287, Ayat 2).
Di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak ada pasal yang memberikan larangan bagi seseorang yang melakukan praktik pelacuran. Larangan dan ancaman hukuman lebih ditujukan kepada seseorang yang mengambil keuntungan dengan cara membantu terjadinya perbuatan cabul (Pasal 296) dengan ancaman maksimum 1 tahun dan 4 bulan penjara atau denda Rp. 15.000.00 (lima belas ribu rupiah) dan bagi tindakan mucikari atau mengambil keuntungan dari pelacuran (Pasal 506) dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara.
Pengaturan tentang prostitusi di setiap kota/kabupaten biasanya diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) yang secara umum tidak pula mengatur secara khusus tentang keberadaan prostitusi anak. Pelarangan terhadap praktik prostitusi biasanya ditujukan kepada para Pekerja Seksual Komersial yang melakukan kegiatan-kegiatannya di luar lokalisasi resmi yang ditetapkan.
Tindakan yang biasa diambil adalah melakukan razia (penangkapan dan penahanan) untuk dikenai (ancaman) hukuman atas tindak pidana ringan. Pada praktiknya, anak-anak yang berada dalam prostitusi masih dianggap sebagai pelaku kejahatan.
Undang-undang Perlindungan Anak yang disahkan pada Oktober 2002 dinilai memberikan jaminan lebih baik, terutama sanksinya yang lebih berat. Yang relevan adalah perlindungan terhadap anak dari eksploitasi seksual. Di situ (Pasal 88) dinyatakan bahwa setiap orang yang mengeksploitasi ekonomi atau seksual anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dipidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak dua ratus juta rupiah.

Perkosaan dan Pencabulan
Di tengah kurang memadainya peraturan perundangan di Indonesia saat ini, upaya penegakan hukum tidak berpengaruh besar terhadap perubahan situasi dan kondisi anak-anak yang menjadi korban prostitusi. KUHP yang biasa digunakan sebagai dasar bagi proses hukum atas kasus-kasus eksploitasi seksual (komersial) terhadap anak, menurut Farid (Sularto, 2000) memiliki tiga kelemahan utama sebagai berikut:
Pertama, secara materiil KUHP kita “bias dewasa” (tidak child sensitive) karena ia mengancam pelaku perkosaan terhadap orang (perempuan) dewasa dengan ancaman hukuman maksimal yang lebih tinggi, yaitu 12 tahun penjara dibandingkan pelaku statutory rape (yang ditafsirkan sebagai pencabulan terhadap anak), yang diancam hanya dengan penjara maksimal sembilan tahun.
Kedua, rezim penafsiran yang berlaku saat ini sama sekali mengabaikan konsep tentang age of sexual consent (yang sebenarnya bisa dikembangkan dari Pasal 287 (2) KUHP). Artinya, secara teknis, semua anak bahkan jika umurnya masih tujuh atau lima tahun, dianggap sudah mampu memberikan atau menerima informed consent untuk melakukan hubungan seksual. Dengan kata lain, anak yang berumur tujuh atau lima tahun sekalipun, dianggap sudah mampu melakukan “perzinahan” atas dasar suka sama suka.
Ketiga, sebagai konsekuensi rezim penafsiran yang “bias dewasa” di atas, prosedur penerapan proses hukum dalam kasus “pencabulan terhadap anak” menjadi bukan saja tidak child sensitive dan mengabaikan perspektif anak, namun lebih dari itu, ia justru bersifat abusive.
Guna memberikan kepastian jaminan perlindungan secara legal oleh Negara terhadap anak-anak dari dunia prostitusi, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengubah/amendemen peraturan-perundangan yang bertentangan dengan hak-hak anak. Salah satunya adalah mengembangkan dan/atau menguatkan hukum nasional guna memberikan perlindungan kepada anak, mengkriminalkan pelaku eksploitasi seksual terhadap anak, memperhatikan anak sebagai korban, menerapkan hukum pidana secara ekstrateritorial, serta menguatkan masyarakat sipi.
Maka, segeralah beranjak untuk menciptakan kehidupan yang berkeadilan dengan menempatkan anak-anak sebagai manusia dan subyek perubahan atas realitas dirinya. Menunggu secara pasif tentunya bukanlah sikap yang bijak. Kita tentunya tidak ingin anak-anak kita, saudara-saudara kita, para tetangga kita dibayang-bayangi ancaman menjadi korban.

Penulis adalah pekerja sosial
di Semarang

sumber : http://www.sinarharapan.co.id/berita/0607/25/opi01.html