Asal-usul manusia dan mahluk hidup lainnya masih jadi perdebatan sampai sekarang.Kalangan atheis dan religius memiliki pendapatnya masing-masing.Terserah yang mana menurut anda yang paling benar,silahkan menilainya sendiri.
menurut anda siapa sebenarnya yang salah,berikan opini anda karena hal seperti ini sudah banyak terjadi didunia ini,terutama di negara kita tercinta ini.
sumber :http://popsicklestrip.com


















September 1, 2008 pukul 8:50 am
waduh….sadis tuh….mantep ….tapi kagak bisa nyimak critanya nggk ada awan2 ngomongnya sih…btw salut
lam kenal
September 1, 2008 pukul 8:54 am
jujur masih kurang ngerti
September 1, 2008 pukul 11:36 am
itu yang sekarang terjadi di negara kita… akibat perbedaan pendapat.. orang yang merasa ber-Tuhan menghakimi orang berpendapat lain daripadanya…
Hendaknya perkataan dibalas dengan perkataan (dialog,diskusi,debat,dll)
Perbuatan dibalas dengan tindakan hukum (bukan perbuatan ya…)
September 2, 2008 pukul 12:03 am
Coba jawab ya…tp kalo salah jangan diketawain! Emang sih udah banyak terjadi di dunia terutama di negara kita. Orang yang ngakunya tahu, kenal dan paham tentang agama tapi kelakuannya berbanding terbalik dengan ucapannya. Jadi yang salah…??? Hanya Tuhan yang tahu dan biarkan Tuhan yg membalasnya…
September 2, 2008 pukul 1:27 am
lucu banget kartunnya …. berarti atheis masih bersikukuh klo nenek moyangnya monyet dong? Pantesan otaknya ga jalan2. Yang jadi pertanyaan, monyetnya ikhlas ga dibilang satu garis keturunan sama manusia atheis??
September 2, 2008 pukul 2:18 am
wah, cukup bagus ceritanya.
tapi aku sepakat ma dejavu, klo gambar2 itu harusnya ada kata2nya biar ga salah persepsi.
tapi bagus jg.
menarik gtu.
September 2, 2008 pukul 2:25 am
oy, met menunaikan ibadah puasa ya.
semoga amal ibadah kita diterima ALLAH dan diampuni segala dosa2 kita.
amin..
September 2, 2008 pukul 8:46 am
Yup,perdebatan atheis vs religius emang menarik.
Berbicara atheis vs religius ak ada pertnyaan,anggplah ak orang dungu yg tdk mengerti asal usul mnusia.
Pertanyaanya,,
Jika teori Charles Darwin bnr, manusia berasal dr kera,ko aneh ya tdk ada critanya, penampakannya,bukti fisiknya atau apapun itu yg dpt diamati, perubahan kera menjadi manusia sperti layaknya kepompong menjadi kupu2.yg dpt diamati adalh perubahan manusia muda menjadi dewasa eh salah menjadi tua. anggplah 100thn mulai thn 1900 mnusia sdh dapt mengakses berita, tdk ada critanya tuh wajah kera berubah jd seganteng Tom Cruise.Kera tetap melahirkan kera dan manusia melahirkan manusia.
Mengenai gmbar,,persepsiku ko aga serem ya.maybe its wrong.bnr kta defko rus ada kata2nya,biarga slh persepsi.atw mungkin penulis menyerhkn perspsi kpd masng2 pembaca,,ingn memberitahu semua orang manusia it berbeda,persepsinya pun bs berbeda2,jd perbedaan persepsi pemikiran pendapt wajar di kalangan manusia.
Persepsiku..religiuser,katakanlah saling beradu argumen dgn atheiser.atheiser berkata manusia awalnya Y,Y dari X dst.regiliuser g mw kalah, pendapatnya manusia diciptakan Tuhan.awalnya hanya Adam kemudian Adam meminta diberikan pasangan,terciptalah Hawa.awalnya perdebatan masih sehat, namun terjadi perselisihan yg tdk terkontrol. Atheiser menyakan dimana Tuhan yg menghidupmatikan dan meyakini tidk ada Tuhan.Rligiuser tdk trma dan akhrnya ……………….dan akhrnya ……………mengklaim dirinya sebg tuhan yg dpt mematikan makhluk hidup,merasa dirinya plng bnr diantara yg terbnr.tp dng kejadian it kebenarn sendiri malah menjadi hilang.
walah..walah.maaph klo persepsiku slh.namany jg manusia tmpatnya slah.Tuhanlah yang Maha Benar..:)
September 2, 2008 pukul 2:32 pm
ya…benar semuanya. yang eonting di udnia itu berbuta baik deengan sesama
September 3, 2008 pukul 5:28 am
Persepsiku berbeda dikit ma safia,…… Setelah dialog mengalami jalan buntu lantaran si atheis menyanyakan di mana itu Tuhan, itu si religius man gak tahu di mana Tuhan, tapi tahu jalan untuk menemui Tuhan. Maka si atheis diantarkan untuk bisa bertemu Tuhan. Tapi sungguh ….Tak ada yang tahu tujuan sebenarnya dari si religius melakukan hal tersebut… apa karena kesal? atau karena si atheis memaksa minta ditunjukkan di mana Tuhan, Satu dzat yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu, tidak seperti si religius dan si atheist. Wallohu a’lam bissawaab
Wassalam,
September 6, 2008 pukul 8:58 pm
yaa ampun gambarnya jelek amat seeh…
dan kayaknya jawabanya salah semua deh…aku pilih yang agnostik aja…hihihi [cari aman]
kaburrr………
September 26, 2008 pukul 7:30 am
Wah endingnya kebalik tuh…. Biasanya yang nimpa batu bukannya biasannya yang kanan. Yang kanan khan emosian tuh….. Kalo udah (merasa) membela agama bisa nglakuin apa aja……