Tak Seekor Pun Orangutan Pernah Dilepasliarkan !

Sejak berdiri tahun 1999, Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi Nyaru Menteng milik Yayasan Borneo Orangutan Survival di Palangkaraya belum pernah melepasliarkan orangutan seekor pun, padahal pusat rehabilitasi itu akan tutup pada 2015.

Hal ini terjadi karena yayasan itu kesulitan mencari wilayah hutan yang dinilai aman dan bagus bagi orangutan rehabilitant (orangutan yang disita dari warga dan direhabilitasi sampai siap dilepasliarkan).

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Aldrianto Priadjati yang ditemui di lokakarya implementasi strategi dan rencana aksi konservasi orangutan 2007-2017 wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangkaraya, Selasa (12/8).

Saat ini ada 645 ekor orangutan ditampung di Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi Nyaru Menteng. Setiap tahun rata-rata 80 ekor harus dilepasliarkan.

Pengembalian orangutan ke alam liar oleh Yayasan BOS selama ini adalah translokasi atau relokasi, yakni pemindahan orangutan liar yang diselamatkan saat pembukaan perkebunan sawit, bukan sitaan dari warga.

Awal Juni lalu, yayasan itu merelokasi 25 orangutan ke hutan lindung Bukit Batikap, Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, Kalteng. Orangutan itu diselamatkan saat pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di Kalteng, 2006-2007.

“Translokasi dan penyelamatan hanya upaya darurat. Perusahaan sawit harus bertanggung jawab, jangan selalu mengalihkan permasalahan kepada kami,” kata Aldrianto. Mengenai hal itu, Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang menuturkan, pihaknya melarang perusahaan kelapa sawit membuka lahan di hutan perawan.

“Kedua, kalau di areal itu ada orangutan, perusahaan sawit harus ikut bertanggung jawab melestarikannya, yakni dengan enclave (pertahankan sebagian areal yang ada orangutannya agar tetap berwujud hutan),” katanya.

Dalam lokakarya pada 12-13 Agustus, para pemangku kepentingan akan mencari solusi untuk menyelamatkan orangutan di Kalteng. Para pemangku kepentingan dimaksud terdiri dari pemerintah, perusahaan sawit, dan organisasi lingkungan

sumber :http://kompas.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: