BISAKAH MASUK SURGA DENGAN BERBUAT BAIK?

Sebagian besar manusia di muka bumi ini percaya / mengajarkan bahwa orang bisa selamat / masuk surga karena perbuatan baik. Tetapi sebetulnya ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena bagaimana dengan dosa-dosa yang telah ia lakukan maupun yang akan ia lakukan? Ingat bahwa perbuatan baik tidak bisa menghapus dosa!

Illustrasi: Misalnya suatu hari saudara naik kendaraan bermotor dan melanggar rambu lalu lintas, dan lalu seorang polisi menilang saudara. Saudara akan disidang 1 minggu yang akan datang. Sementara menunggu saat persidangan, saudara lalu mau ‘menebus dosa’ saudara dengan berbuat baik. Saudara menghibur tetangga yang kesusahan, membelikan obat untuk tetangga yang sakit, dsb. Pada saat persidangan, hakim bertanya: Apakah saudara, pada tanggal ini, di jalan ini, melanggar rambu lalu lintas ini? Saudara lalu menjawab: Benar Pak Hakim, tetapi, saya sudah menebus dosa dengan berbuat baik. Ini ada 3 saksi yang menerima kebaikan saya. Sekarang pertanyaannya: kalau hakim itu waras, apakah orang itu akan dibebaskan dari hukuman?

Illustrasi ini jelas menunjukkan bahwa ditinjau dari sudut hukum dunia / negarapun, tidak mungkin perbuatan baik bisa menutup dosa!

Allah tahu akan hal ini (yaitu bahwa manusia tidak bisa selamat karena perbuatan baiknya), tetapi Ia mau menyelamatkan manusia yang berdosa itu. Lalu bagaimana caranya? Memasukkan manusia berdosa ke surga begitu saja? Memang ada agama yang percaya hal ini. Mereka percaya bahwa Allah itu maha pengasih dan pengampun, sehingga Ia akan memasukkan orang berdosa ke surga begitu saja, tanpa ada yang membayar dosa-dosanya. Tetapi ini tidak mungkin! Ia tidak bisa berbuat demikian karena Ia adalah Allah yang suci, yang tidak bisa bersatu dengan manusia berdosa, dan Ia adalah Allah yang adil, yang tidak bisa tidak menghukum manusia yang berdosa!

Jadi bagaimana? Ia harus menjatuhkan hukuman tetapi Ia ingin manusia bisa terhindar dari hukuman tersebut. Jadi, harus ada seseorang yang menjadi pengganti dalam menerima / memikul hukuman dari Allah tersebut. Tetapi siapa? Seorang manusia biasa? Tidak mungkin, karena semua manusia berdosa, sehingga tidak mungkin memikul hukuman untuk orang lain. Seorang malaikat? Kalau demikian maka Allah menjadi tidak adil, karena manusia yang berdosa, malaikat yang dihukum. Jadi satu-satunya cara adalah Ia sendiri yang harus menebus dosa itu / membayar hutang dosa itu! Dan karena ‘upah dosa ialah maut’ , sedangkan sebagai Allah Ia tidak bisa mati, maka Allah harus menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, supaya Ia bisa mati menebus dosa kita!

Karena Kristus sudah menjadi substitute (= pengganti) kita, maka sekarang untuk selamat / masuk surga kita tidak perlu melakukan apa-apa! Hanya percaya / beriman kepada Yesus! “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”.

Banyak orang keberatan dengan ajaran ini, karena seseorang bisa masuk surga dengan begitu mudah. Tetapi keselamatan jadi mudah untuk kita krsn Kristus sudah berjerih payah dan bahkan mati bagi kita.

Illustrasi: Seorang penginjil memberitakan Injil kepada seorang pekerja tambang. Pada waktu pekerja tambang itu mendengar bahwa untuk bisa diselamatkan ia hanya perlu percaya kepada Yesus, ia berkata ‘Hanya percaya dan saya selamat? Kok gampang sekali?’. Penginjil itu lalu bertanya: ‘Dimana kamu bekerja?’. Pekerja tambang itu menjawab: ‘Puluhan atau bahkan ratusan meter di bawah permukaan tanah’. Penginjil itu bertanya lagi: ‘Wah, tentu sukar sekali bagi kamu untuk turun ke sana lalu naik lagi ke atas’. Pekerja itu menjawab: ‘Tidak sukar sama sekali. Karena perusahaan saya telah memasang sebuah lift, dan saya hanya tinggal masuk ke dalam lift itu dan lift itu akan membawa saya naik atau turun’. Lalu penginjil itu berkata: ‘Sama seperti perusahaanmu sudah bersusah payah memasang lift, sehingga sekarang bagi kamu tinggal gampangnya, demikian juga Kristus sudah bersusah payah, menderita dan mati di kayu salib untuk menyediakan keselamatan bagimu, sehingga sekarang bagi kamu tinggal gampangnya. Kamu hanya perlu masuk ke dalam Yesus / percaya kepada Yesus, dan Yesus akan mengangkat kamu ke surga!’

sumber : didikristianto@gmail.com

Iklan

48 Tanggapan to “BISAKAH MASUK SURGA DENGAN BERBUAT BAIK?”

  1. nur Says:

    setiap orang sudah ada jalannya masing2. tinggal kita milih, mana yang baik bagi kita sendiri. ok

  2. fenki Says:

    anda dari gereja baptis independen?

    tulisan yang sangat menarik

  3. wowor Says:

    wah, enak banget ada yg nebus dosa. kalo gitu, bikin dosa banyakpun tak masalah, toh bakal ada yg nebusin….
    “siapa yg berbuat dia yg bertanggung jawab” kayaknya ini yg lebih logis

  4. amat Says:

    Aku adalah jalan, hidup dan kebenaran. Hanya melalui Akulah orang bisa sampai kepada Bapa. Hanya Isa atau Yesus sajalah yang menjelma menjadi manusia yang tak tersentuh oleh DOSA. Haleluya puji Tuhan

  5. aqeu Says:

    tanpa disadari kita selalu melakukan judgement cara Sang Pencipta mengatur alam semesta ini dengan pola pikir kita yang masih sangat jauh dari-Nya. seakan-akan cara kita berpikir, mengambil sebuah keputusan itu juga akan dilakukan-Nya. Sungguh kita masih harus banyak belajar untuk memperbaiki pola pikir/paradigma dalam menyikapi jaman sekarang ini. Perkara berbuat baik itu saja sudah dikotak-kotakan apakah bisa masuk surga. Kita ini diciptakan pada dasarnya itu sudah sangat baik dan pasti memiliki sifat2 baik dan selalu melakukan hal2 baik yang mengacu kepada keseimbangan alam di lingkungan dimana dia berada. Berbuat baik itu tidak dilatarbelakangi oleh maksud tertentu misal mencari keuntungan, mencari keselamatan, dsb. Berbuat baik itu tidak perlu suatu perencanaan. Berbuat baik itu tidak perlu embel-embel apapun. jadi berbuatlah baik bagi orang lain, lingkungan dan diri sendiri dari mulai yang termudah. amien

  6. wedus Says:

    huaahahhahahahahahaaaa tulisan yang lucu.
    enak amat ya ada yang nebus dosa kita ya, makanya penganut ajaran ini jelas banyak dosanya ya,lha sudah dijamin ada yang nebus dosanya kok.
    ilustrasi diatas juga kok enak banget yah, saya juga punya ilustrasi nih:
    “klo kita punya dosa maka saya sama kan dengan perjalanan, semakin banyak dosa,semakin jauh tujuan perjalanan kita. Kemudian Tuhan memberikan tiket untuk menuju perjalanan itu, dan kita akhirnya sampai ke tujuan perjalanan kita (surga)”

    pertanyaannya: emang Tuhan siapa Loe kok ngasih tiket gratis gitu aja, udah untung diciptain, eh mau masuk surga juga enak, gunakan logika bro.

    Klo kita pake logika (klo punya lho) pasti kita akan berpikir kita pasti harus melakukan sesuatu untuk pengganti atau menukar tiket tersebut,benar kan. Karena tidak ada suatu yang gratis baik di dunia dan akhirat nanti (bayi aja harus merengek atau nangis dulu baru dapet ASI atau susu kok) Lalu apa hanya hanya modal yakin doang bisa dapet tiket itu (wah kalo gitu ngajarin ga bener dong nih).

    Berdasarkan judul tulisan dapat disimpulkan bahwa penulis diatas tidak yakin klo berbuat baik itu bisa mengantarkan kita masuk surga.(cuma modal yakin ditambah ilustrasi yang saya kira banyak kelemahannya aja bisa masuk surga)

    menurut saya sebagai ganti tiket yang tuhan berikan, yang akan kita gunakan menuju tujuan perjalanan kita(surga) ya salah satunya harus berbuat baik, yakin kepada Tuhan(ini juga masuk), Amal Sholeh,Ibadah, dan lain lain.(yang positif dan bernilai baik menurut Tuhan)

    Ilustrasinya adalah : kalo itu tiket seharga mobil emang ada yang mau klo cuman ditukar dengan sepasang kaos kaki bekas yang udah bolong plus bau trasi? ya jelas ga lah, maka nya diatas jelas banyak yang harus kita gunakan untuk menukarnya.

    OK, COY !

  7. SURYADI Says:

    gak heran, begitu banyak kejahatan di muka bumi, karena sudah ada relawan yang bersedia menebus dosanya, mungkin di surga nanti kita bisa ketemu Hitler atau westerling ?

  8. arip Says:

    Kitab taurot berlaku pada zaman yahudi.
    Diperbaharui injil pada zaman nasrani.
    Dan diperbaharui lagi(untuk yg terakhir dan tidak mungkin ada lagi setelah ini) Al’quran & Al’hadizt ,zaman sekarang(islam) sampe kiamat.

  9. jahudindonesia Says:

    yg pasti Tuhan nya YAHUDI dan Kristen tidak sama dengan tuhanya ISLAM!!! itu LOGIKA yg gak bisa tawar tawar!!!!

  10. aini Says:

    Allah SWT Maha Pengampun bagi manusia yang berdosa stinggi gunung sekalipun asal manusia ntu mau bertobat (Taubatannasukha) alias bukan tobat sambel (di mafin lakuin lagi dan lagi)……………

    Artikel’y keren tpi lcu n tak msuk akal (piz ah) bygkn klo mnusia di ampuni dosa2’y hay krn berbwt baik sesama tnpa mmperbaiki iman’y truz bsok lakuin lg misl bnuh orng (berbwt baik lg d biar gak dosa) truz lain wktu perkosa ank orng (berbwt baik lg d biar gak dosa kan?) Tuhan jg cpek x cuy……………(enak di loe gak enak di gue dwonk, kata Tuhan cz cpek di manfaatin mnusia u pnbus dosa)

    Al-Qur’an & Al-Hadits adl pegangan manusia smpe akhir zaman berpegng teguhlah pd ke-2 nya niscya engkau slmt dunia akhirat amin…….

    Wallahu’alambisawab………

  11. lahenda Says:

    Aq coba kasih jawabannya soal artikel di atas.Emang Tuhan itu kadang ga logis kok cara kerjaNYa.Karena Dia sayang sm manusia Dia mau menebus qta.Nah soal diampuni ato tidak itu soal iman.Kalo ga percaya ya mana bisa ditebus.
    Aq percaya sm artikel di atas.Yesus hadir di dunia tuh ngasih solusi ke manusia agar bisa ketemu Tuhan.Saya percaya karena merupakan sebuah anugrah bwt saya klo bisa ditebus.karena siapa saya sih bs masuk surga dgn usaha saya sendiri.surga itu sempura,dan manusia ga da yang sempurna.klo kita ibaratkan qr ujian ya,ada 10 soal nah ada 1 jawaban yg salah bisa disebut sempurna ga??ga bs kan.padahal klo mo dibilang sempurna harus 100 kan nilainya???klo dibilang harus bwt baek dlu bru bisa masuk surga,qta tuh hrs sebaik apa sih?manusia itu berdosa SEMUA krn keturunan adam.makanya Tuhan datang dlm namaYesus untuk bwt perdamaian sm manusia.
    Nah kembali, siapa yang percaya itu yang diselamatkan ato dittebus.Yesus menebus smua orang kok,seluruh dunia,tp yang percaya itu yg masuk.
    boleh deh klo ada yang tanya jawab kirim ke emailku ya.

  12. Billy Koesoemadinata Says:

    yang saya tau, kalo berbuat baik itu pasti menambah berat timbangan amal baik.. 😉

  13. wista Says:

    “Jadi satu-satunya cara adalah Ia sendiri yang harus menebus dosa itu / membayar hutang dosa itu! Dan karena ‘upah dosa ialah maut’ , sedangkan sebagai Allah Ia tidak bisa mati, maka Allah harus menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, supaya Ia bisa mati menebus dosa kita!”

    Agak aneh ya dengan kata2 di atas.saya memang bkn seorang krsten tapi setau saya Allah dan Yesus itu kan berbeda, kenapa seolah2 bahwa Ia adalah satu??
    Maaf sebelumnya kalo kesalahan ada di saya…..

  14. gruunliebe Says:

    kita yg berbuat maka kita yg bertanggung jawab 🙂

    tp saia jg menghormati postingan km
    sbg sesama manusia yg berbeda keyakinan,,hehehe

    damai itu indah kan sam?? 😉

  15. majelis fathul hidayah Says:

    http://www.fathulhidayah.co.cc

    go there!

  16. Abdul Ghofur Says:

    Enakan jadi wehdus (kambing) mati jadi tanah kalo manusia kapir mati masuk neraka …kekal selama2 nya…tobat bro sebelum datang kematian dan sebelum datang kiamat.
    http://infotekkom.wordpress.com/2008/12/09/kisah-babi-jadi-manusia/

  17. Bonaventura Says:

    kata aku sih artikel diatas tidak berlaku untuk ‘umum’ artinya hanya terbatas pada orang yg memiliki iman kristiani,jadi saya bisa mengerti kalo yg bukan kristen pasti
    gak mudah buat meng -imani hal itu apalagi meng-amini nya,jd gak susah kan buat lain kali menulis diatas artikel yg tidak mudah dipahami buat penganut agama lain dengan mencantunkan “hanya untuk kalangan sendiri” daripada saling beradu argumen yg jelas berbeda dari cara melihatnya.

  18. miracle's Says:

    Sebagai makhluk ciptaan kita wajib percaya bahwa bumi beserta isinya ini ada yang menciptakan yaitu Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya. selayaknya penciptaannya itu maka wajib menjauhi larangannya dan melaksanakan perintahnya. Setiap manusia pasti ingin masuk surga salah satu caranya yaitu beribadah dengan sebenar2nya. Saya ingin ingatkan satu hal iman itu bukan percaya tapi pandangan dan sikap hidup kita berdasarkan Alquran. Sangat salah ketika manusia ingin masuk surga cuma yakin dan percaya. Dan beban dosa kita ditanggung oleh orang yang lain. Yang Bener yang berbuat dialah yang bertanggung jawab. Hidup didunia adalah menunggu kehidupan yang kekal diakhirat, tugas kita mengumpulkan bekal yaitu amal ibadah kita untuk pertanggung jawaban diakhirat kelak. Apapun yang kita miliki sekarang akan diminta pertanggung jawaban. jadi bukan orang lain yang menanggung, logikanya enak bgt hanya berbuat baik dan percaya aja bisa masuk surga, dosa yang telah diperbuat dan akan diperbuat ditanggung pula oarang lain. kayanya impossible bgt. Tapi aku menghargai article diatas karena BAGIKU AGAMAKU, BAGIMU AGAMAMU.

  19. olala Says:

    kalo memang tuhan sempurna.. knapa manusia sbg ciptaannya ngga sempurna yaaa?? trus2 tuhan berusaha menebus supaya manusia ciptaannya itu bisa sempurna lagi di surga dan bertemu denganNya..
    tanya kenapa…

  20. wildan Says:

    “Muslim population in Britain has risen ten times faster. The number of muslim living in Britain has grown by more than 500.000 in the last 4 years, while the number of Christians has declined. And 20.000 american convert to Islam in year”
    So, kalau org berbondong-bondong masuk Islam, kenapa aku harus mempercayai tulisan diatas???….

  21. ninebox Says:

    setuju sama @bonaventura..

    jelas setiap agama punya aqidahnya masing”..

    yang kristiani, mengimani kasihNya Yesus Kristus melalui Al-kitab

    yang muslim, mengamini sunnah rasul dan mengamalkan Al-Qur’an

    jika ingin berdakwah, dakwahlah dengan santun, tanpa menjatuhkan atau menyudutkan agama lain…

  22. engeldvh Says:

    saya setuju dengan ninebox…..:-)
    Tulisan diatas jangan langsung dicerna kayak makan gorengan tepi jalan. Anda harus mengartikannya dengan bahasa filsafat…Alkitab tentunya.
    http://engeldvh.wordpress.com

  23. Gnupie Says:

    Eesho M’sheekha (:iisyo masiikha) … adalah firman Allah yang hidup, Ia satu-satunya Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Tidak ada yang bisa menemui Allah tanpa melalui Dia.

    Mereka yang sudah tau akan firman Tuhan tetapi tidak melaksanakannya, akan memperoleh hidup kekal di dalam api neraka.
    Mereka yang cuma main-main dalam pertobatan akan menerima siksaan lebih dahsyat di alam kekal…selamanya tersiksa.

    va’aleykhem-syâlõm

  24. syasya Says:

    kalau benar salah ditentukan oleh manusia maka hancurlah dunia ini.Allah adalah satu-satunya yang wajib kita sembah kita mulyakan. karna kesanalah kita akan kembali. dan yang menentukan benar salah adalah Allah. yang semua amlan baik buruk kita telah tercatat. oleh dua orang malaikat dikanan kiri kita. lalu untuk apa ada surga dan neraka. kalau dosa atau kita tidak membuat amalan baik. yang sesungguhnya ibadah yang dilakukan oleh dan diyakini oleh umat agama lain adalah pelencengan dan merubah isi kitabnya tidak sesuai lagi dengan aslinya. dari ajaran yang dibawa oleh nabinya. misal nabi isa dia membawa injil yang didalamnya sebenarnya jelas bahwa setelahnya akan ada nabi selanjutnya. dan nabi muhammad adalah nabi penutup yang harus mengikuti tuntunannya yang diwahyukna oleh Allah melalui malaikat Jibril. hanya denmgan tobat sesungguhnya lah kita yang insya allah akan di ampuni oleh allah. dan apa yang kita cari didunia ini???…… sesungguhnya hanya mencari RIDHHO dari Allah…Aminnnnn.

  25. diazhandsome Says:

    tetep percaya sama Al-Qur’an aja deh… hehehe

    ayo rajin sholat ah… hahaha

    *PS: Tobat sebelom kiamat!

  26. adi isa Says:

    pertanyaannya harusnya bukan begitu…

    tetapi…

    apakah berbuat jahat, sudah pasti masuk neraka?

    OOT..

  27. fachrie12 Says:

    Masuk surga hanya dengan beriman kepada yesus?

    Ibarat kata:
    -mau kaya hanya dengan percaya dengan orang kaya
    -mau makan hanya dengan percaya dengan orang pemilik restoran

    Bisa ga ya?
    Setau gw dari guru ngaji c, semua umat islam bakal masuk surga, bagi yang mempunyai dosa bakal ditebus dulu di neraka sesuai dosa yang dia lakukan,

  28. sofwan {kalipaksi} Says:

    Menurutku simpel, ya: BISA!!! Bahkan, SANGAT BISAA!!!!

    Salam kenal

    http://www.kalipaksi.wordpress.com

  29. dee Says:

    Oalah…

    banyak merenung dan mengamati ya kalo mau nulis soal beginian… banyak belajar melihat dari hidup… karena hidup ga selamanya hitam dan putih….

    Tuhan itu baik kok… dan punya penglihatan yang luar biasa untuk melihat apa yang dilakukan umatNya dan menjustifikasi mereka……

    NB: Kalo nulis mbok ya fokus… jangan kayak tulisan wehdus (itukan kebalikan namamu…)

    ilustrasinya ngaco…

  30. kebhoganteng Says:

    yah segala sesuatu berawal dari pikiran, kita pun bisa menciptakan Tuhan dengan pikiran masing-masing, tapi itu bukan kebenaran, tapi pembenaran, yah perlu latihan pikiranyang benar. Hukum Tuhan adalah sebab-akibat, akibat perbuatan bisa cepat atau terakumulasi.

    tapi betewe, saya melihat sisi lain dari tulisan ini. Penulis berhasil meningkatkan rating webnya dengan adanya topik ini. Selamat buat penulis

  31. sello Says:

    gag ada yg tau ttg siapa sbnrnya yg benar…

    just follow ur heart n no judgement…

    knp jadi pd marah2???

    kan gag ada yg salah sm artikel ini!!!

    nyantai aj…!!!

    pikir terbuka ajalah,,,

  32. masnur Says:

    silogismené gak pas bos. so pasti gak bener. berbuat baik akan membuat kita bahagia. try it. gak peduli ntar surga/neraka. Tuhan udah tau yang muantep yang mana. santai aja. he33x

  33. joerig Says:

    komentar…. komentar……..
    kaya yg paling benar aja semua

    dr foto yg bikin gue naek spaneng jadi sebel baca yg sok suci….

    yg satu menganggap agama yg laen paling salah, begitu juga sebaliknya,

    mending dr paDA komentar begitu, kita berlomba2 berbuat baik kepada sesama (emang siapa sesama kita?), biar TUHAN YG NILAI, TRUS DIA YG NENTUKAN SIAPA YG BOLEH MASUK

  34. USA Says:

    Ingat aja hukum karma pala, input baik output pun juga baik

  35. Lucia Priandarini Says:

    Saya seorang muallaf.

    Bertahun-tahun saya membaca Alkitan, dan setahu saya Yesus berulang kali mengatakan “Kasihilah Tuhan Allahmu,” dan mengajarkan berdoa kepada Allah
    (bukan kepada dirinya sendiri).

    Doktrin Tritunggal dan “selamat karena percaya saja” dibuat manusia beratus-ratus tahun setelah Yesus pergi.

    Cheers 🙂

    http://harikemudian.wordpress.com/

  36. Lucia Priandarini Says:

    *maaf. maksud saya ALKITAB.
    Really didn’t mean to.

  37. I Nyoman Widia Says:

    Tulisan yang sangat menarik. Terbukti dengan banyaknya komentar yang masuk. Semua komentar bagus, tergantung kita yang memaknai.
    Menurut saya, Tuhan Maha Mengampuni, mengampuni 100% setiap kesalahan manusia. Masalahnya, Tuhan sudah mengampuni, tetapi apakah kita sudah memaafkan? Bisakah kita memaafkan orang lain dan terutama diri kita sendiri.
    Sebagai perbandingan, silakan berkunjung ke http://inwdahsyat.wordpress.com/2009/01/23/tuhan-sudah-mengampuni-mengapa-kita-belum-memaafkan/
    Salam superdahsyat,

    INW

  38. Ebet Muslim Says:

    Kita tunggu aja tanggal mainnya. Siapa yang terakhir tertawa..
    Saya tunggu di Surga

  39. Sumarno Says:

    wah kesian sang hakim dong harus nebus surat tilang orang laen.

  40. marudindamanik Says:

    Thanks atas Ilustrasinya dalam pengembalaan atas dosa-dosa manusia,juga mungkin sama dengan Ilustrasi ini, Seseorang dengan gampangnya memotong Tiang Kayu Salib agar lebih ringan bebannya, padahal teman yang lainnya justru dengan semangat membawa Kayu Salib yang sudah detentukan Panjangnya, dengan beban berat yang sama.Akan tetapi apa yang terjadi justru yang memotong Kayu Salib tersebut akhirnya bergumul akibat jalan yang dilalui tidak mencukupi atas panjangnya Kayu Salib karena sudah terpotong.Pendek cerita.. memang menuju Surga tidaklah segampang membalikkan tangan, tetapi butuh segala-galanya.

  41. eere Says:

    nggak tahan akhirnya mesem-mesem juga deh gue… hehehe

    Allah mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki, karena Dia Maha Kuasa untuk berbuat apa saja!
    raihlah cinta-Nya.. pasti kalian diampuni oleh Nya!

  42. mawar Says:

    1. ini cuma dugaan aja yg dibikin keyakinan,belum terbukti.
    2.gmana orang yg hidup sebelum yesus ? mereka tidak kenal yesus
    3.ajaran ini bikin dunia jadi rusak segala-galanya,berbuat dosa apa saja sudah ada yg nebus dosa,jd para penjahat,pemerkosa,pembunuh,perampok dll akan tenang aja krn sdh ditebus dosanya. COBA PIKIR DUNIA AKAN RUSAK.
    4.sia-sia berbuat baik,sia2 jd orang jujur (tidak korupsi). yang jujur dengan yang koruptor sama2 masuk surga, jadi sia-sia anda tidak nilep harta negara yg besar toh akan dikumpulkan dg koruptor.
    5.Lihat negara2 yg mayoritas meyakini ajaran ini.mesti mayoritas rusak,bejat,lihat film2 porno bangsa(negara ) mana yg terbanyak artisnya.negara mana yg terbanyak pembunuhannya,pemerkosaanya,amoralnya. Negara mana yg terbanyak memproduksi film2 bejat yg ngajari orang lain untuk bejat. KEYAKINAN AKAN PENEBUS DOSA SEAKAN MENGAJARI SILAHKAN BERBUAT DOSA APA SAJA,KAMU AKAN DITEBUS DOSAMU. Bagi yg berhati jernih akan ngeri menerima ini, alias bertentangan dg nurani manusia
    6. tertulis disitu, Allah tidak bisa mati ,maka Allah harus jd manusia supaya bisa mati…, ketika Allah jd manusia siapa yang mengatur alam ini,kerajaan Nya kosong dong, alam akan kacau/hancur karena tdk ada yg ngatur, apalagi setelah Allah jd manusia terus mati,kiamat dong. Dongengan yg ngawur bin ajaib,anda cuma dibodohin aja,akalmu dimana?
    7.masih banyak lagi,capek akh,…….

  43. thofans Says:

    sok tau!!!!!
    Allah adalah Allah.
    jangan bandingkan amal ibadah manusia dengan pelanggaran lalu lintas.a nyambung dap!!!!
    untuk masuk surga manusia akan ditimbang amal ibadahnya
    amal baik dan buruk diakumulasiii
    klo pada saat ditimbang amal baiknya lebih banyak dari yang buruk.surga menantinya.kalo sebaliknya,,nerakalah yang menunggunya..

  44. D3w1 Says:

    Menurut Sy: manusia ini Ciptaan ALLAH, jd Tidak mungkin kita bisa menguasai seluruh Pikiran, Kehendak Pencipta kita.

    Ibaratnya:
    Pikiran ALLAH ini sebanyak air di samudra & pikiran manusia ini hanya sebanyak air di dalam 1 gelas.
    Jadi:
    tidaklah mungkin 1 gelas air dapat menampung seluruh air di samudra, yang benar samudra yang dapat menampung 1 gelas air.

    “ALLAH BISA LAKUKAN APAPUN, DI LUAR AKAL PIKIRAN MANUSIA”

    AND BHINEKA TUNGGAL IKA aja ya guys……

  45. zaza Says:

    Dari zaman dahulu pahlawan kita juga berbeda2 suku, agama tapi mereka sehati sepakat berjuang utk kemerdekaan bangsa INDONESIA.
    Sekarang kita yang menikmati kemerdekan ini.
    jadi biarpun saat ini kita beda suku, beda agama, beda pendapat YANG PENTING:

    “kita tetap jaga persatuan & kesatuan bangsa ini ….ok….!!!”

  46. D3w1 Says:

    Menurut sy,kita ini manusia ciptaan ALLAH, Apa yang ALLAH lakukan kadang2 memang diluar Akal logisnya manusia & tidak mungkin jg kita akan bisa mengerti PIKIRAN & KEHENDAK-NYA.
    Ibaratnya: pikiran ALLAH sebanyak air di samudra,
    tapi pikiran manusia hanya sebanyak air dalam 1 gelas.
    jadi :
    ” tidaklah mungkin 1 gelas dapat menampung air sebanyak di samudra, yang benar samudra yang dapat menampung air 1 gelas..”
    APAPUN YG ALLAH KEHENDAKI PASTI AKAN TERJADI, TDK ADA 1 kuasa apapun jg mampu menghalangi..

  47. dekky Says:

    manusia tidak mungkin jadi tuhan… dan tuhan ilmu pengetahuan da logika gak mungkin bisa menyentuh tuhan…
    … artikel yang bagus tapi terlalu banyak memanusiakan / melogikakan tuhan…

  48. dekky Says:

    maaf maksudnya

    manusia tidak mungkin jadi tuhan… ilmu pengetahuan dan logika tidakk mungkin bisa memvisualisasikan tuhan…
    … artikel yang bagus tapi terlalu banyak memanusiakan / melogikakan tuhan…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: